Saturday, December 10, 2011

Sudahkah Anda Rindu Sholat ?

Sudahkah Anda Rindu Sholat ? Kangen pengen banget melaksanakan sholat atau malah enggak pernah kangen sama sekali? Hmmm.. Sungguh hanya orang-orang yang menurut saya merugi ketika tidak punya rasa kangen dengan sholat. Sholat adalah aktifitas yang harus menjadi sebuah kebiasaan dan harus menjadi sesuatu yang di utamakan.

Ketika saya  sedang Haid,  saya benar-benar merasakan rasa kangen tersebut. Pengen banget sholat dan ada kerinduan disana. Namun, beberapa hari terakhir.. Saya yang sedang mentargetkan Sholat tepat waktu saat setelah adzan berkumandang, nampaknya masih saja mengalami banyak kecolongan. Entah masalah waktu, masalah pekerjaan atau hal-hal dunia lainnya, Saya merasa begitu hina dan sangat tidak pantas di sebuta sebagai seorang muslim yang baik. Saya masih jauh dari kata tersebut.

Beberapa waktu lalu, tepatnya kemaren sore saya menulis hal yang benar-benar membuat saya menangis. Saya kehilangan banyak waktu untuk tidak bersyukur, saya kehilangan banyak waktu untuk Allah, saya kehilangan banyak waktu untuk berdzikir. Saya tak bisa menulis hal-hal tentang Agama yang baik karena pengetahuan agama saya sangat kurang. Saya tak pernah belajar dan menimba ilmu di pondok pesantren.

Lain waktu.. saya berfikir,

"Ya Allah..
Bawa saya kepada orang-orang yang taat beribadah kepadamu, mementingkan Sholat yang tak pernah bisa ia tinggalkan. Orang-orang yang selalu Rindu sholat, kangen membaca al-Qur'an, Juga selalu ingin berbuat jujur.

Saya tak pernah bisa menuliskannya,
"saya ingin lelaki yang sholeh, saya ingin lelaki yang bisa membawa agama saya jauh lebih baik, saya ingin lelaki yang menuntun perilaku saya kepada kebaikan, dan saya ingin lelaki yang mau mengerti keadaan saya, Bahwa saya ingin belajar dan belajar.

"Saya ingin lelaki yang membangunkan saat tahajjud menjemput, Dhuha datang, Adzan berkumandang" dan hanya satu cara yang bisa saya lakukan, Terus melakukan perbaikan diri, memantaskan diri untuk seperti yang saya mau dan inginkan.

"Dhek.. ayo solat.."

Subhanallah.. sepertinya saya selalu membayangkan itu kepada dia yang akan mengajak saya untuk berbagi sajadah, mengajak saya berjamaah, mengajak saya untuk bersujud, Indah Ya Allah..

Saya gak pernah peduli dengan berapa banyak uang yang ia miliki, karena saya sendiri tak pernah punya uang itu. Saya tak pernah peduli dengan harta benda yang ia miliki, karena saya sendiri masih selalu berusaha mencari. Saya tidak peduli.

Saya selalu kalah dengan orang-orang yang menunaikan Sholat dengan baik, saya kalah dengan orang-orang yang tak pernah meninggalkan sholat. Entah.. ada sesuatu yang saya tangkap dari kejadian itu. Saya mengagumi lelaki yang Takut kepada-Mu Ya Allah.

Saya masih bodoh dan saya ingin mendapatkan Orang yang selalu berfikir bodoh, dengan begitu ia akan terus dan terus belajar, Bukan hanya uang. Uang bisa memilih wanita, tapi uang tak bisa melihat wanita yang sholeha.

Karena bagi seseorang dan juga bagi saya, Akhlak adalah nomor satu yang harus di nilai, bukan Body, tubuh, cantik, jelek, tinggi, semampai, tampan, berisi, atau apalah. Saya mengusahakan hidup saya jeuh lebih baik, juga bukan karena semata-mata mengejar uang. Saya hanya ingin bisa lebih kangen dan sangat rindu dengan Sholat :).

Sekarang, Sudahkah Anda rindu Sholat ?

atau Anda sudah sering sangat rindu dengan sholat, Bolehlah saya di beri tahu sesuatu untuk bisa lebih dan lebih rindu dan kangen dengan sholat, terimakasih :).

Owh ya.. foto itu adalah foto saya sama bapak, ibu juga adhek lelaki saya, saya rindu jamaah bersama keluarga.

4 comments:

  1. Terima Kasih Mbak inuel atas tulisannya. Bagus banget...
    main yah ke lapak saya :)

    ReplyDelete
  2. Astaghfirulloh..
    bahkan waktu disebut nama-Nya pun hati ini jarang bergetar rasanya.
    Ya Allah..
    T_T

    ReplyDelete
  3. Saya rindu sholat mb inul.
    Saya rindu saat saya bisa dengan lega mencurahkan segala perasaan saya kepada Gusti. Saya rindu saat saya menyerahkan semua urusan saya kepada Gusti.

    saya rindu

    ReplyDelete
  4. Allah menciptakan mahluk2nya berpasang2 pasangan dan hidup saling melengkapi satu dengan yang lainya dan terkadang ada kalanya kita tidak bisa memilih dan harus menerima apa adanya dan disebut Qonaah, ada suaminya taat istrinya khianat, ada istrinya taat suaminya munafiq, menghadapi yang demikian akan menjadikan beban mental jika tidak disertai kesadaran tingkat tinggi, kesabaran yang amat luar biasa dan kepasrahan total, dan itu semua diluar rencana dan keinginan dan menjadi tantangan dan godaan yang akhirnya akan menjadi kan indah pada akhirnya, ....... Semua akan jadi baik dan bermartabat ...

    ReplyDelete