Thursday, June 16, 2016

Kisah Cinta Kinza Kepada Mobil dan Sepeda

Ya.. Memiliki balita yang lucu dan aktif memang memberikan suasana yang benar-benar seperti nano-nano. Ada kecut, manis, kadang pengen banget cepet gigit biar cepet abis :D. Begitulah.. mereka selalu mengerjakan hal-hal yang gak bisa kita bayangkan sebelumnya hanya imajinasi mereka adalah imajinasi yang tanpa batas Oleh karena itu kita sebagai orang tua memang harus memberikan kebebasan dan keluasan untuk Ia bermain dengan senang. Namun kesabaran kadang sampai puncaknya titik disana kita sebagai orang tua harus selalu belajar untuk lebih lapang dada demi memberikan pengalaman masa kecil yang menyenangkan untuk anak kita.

Kali ini, saya akan menceritakan Bagaimana Kinza begitu sangat menyenangi mainan mobil-mobilan dan sepeda yang kami belikan.

Bermain sambil tiduran

Bukan karena yang gak suka duduk, melainkan kadang saya lihat, saking asyiknya bermain, Kinza Sampai tiduran di lantai sambil memainkan mobil-mobilannya. Mungkin saking asyiknya dia mainnya, sampai mulutnya berbunyi brum brum.. lucu kan hehe

Menggemari channel YouTube dengan tema mobil dan sepeda

Setiap kali kami membukakan aplikasi YouTube di gadget, Kinza selalu meminta mobil-mobilan yang ingin Ia tonton, tak heran jika dia menghapal hampir beberapa lagu anak-anak seperti itu The wheels on the bus plus menirukan semua gayanya.

Minta naik sepeda jalan-jalan

Kalau dia sudah saya bukakan pintu gerbang, dia selalu ingin keluar jalan-jalan menggunakan sepedanya. Memang sih Dia jarang sekali saya ajak keluar karena saya merasa capek dan males buat keluar rumah, egois banget ya hahaha.. Ah gak juga sih, di sore hari saya juga sering membawa Kinza keluar jalan-jalan dengan sepedanya

Sepeda ini, Saya tidak beli karena kakaknya yang meminjamkan kepada kami untuk dipakai. Saya berpendapat karena harga sepeda roda tiga memang sedikit mahal dan digunakan hanya sebentar jadi rasanya sayang untuk beli baru, kan masih ada yang lama. Nggak kebayang deh, kalau dia sudah besar nanti pasti ia meminta sepeda seperti sepeda Polygon dan sepeda sejenisnya. Berapa ya kira-kira harga sepeda Polygon Xtrada kelak? Semoga nanti kami bisa membelikan satu untuk Kinza.

Tetap sederhana dan sesuai kebutuhan

Meskipun Kinza senang sekali dengan sepeda dan mobil-mobilan, kami tidak selalu memberikan kinza sepeda dan mobil-mobilan sampai menangis di pasar karena ingin membawa satu sepeda milik pedagang. Ya kadang anak harus kita ajari bagaimana cara menyayangi  kepunyaan-nya dengan cara yang baik tanpa membuang uang dan menjadikannya pribadi konsumtif saat ia dewasa. belajar memang harus diajarkan sejak ia masih sangat kecil dan beliau karena. karena, kebiasaan akan menentukan Bagaimana masa depannya kelak.

1 comment:

  1. poliygon ..lebih kuat ya mba.... trus banyak pilihan mode dan harga...

    ReplyDelete