Thursday, November 10, 2016

Lipstick

"Mas, Gimana ?"

Kumonyongkan bibirku sambil memamerkan lipstick yang barusan kubeli di toko keroncong dekat rumah, berharap.. mendapat pujian.

"Melongo..!"

"Kenapa melongo mas, jelek ya.., pikirku sedikit kecewa, bukan sedikit, tapi banyak"

"Kalo gak suka, dihapus saja"



Ah si Mas, padahal aku ingin terlihat berbeda didepanmu, aku ingin terlihat cantik olehmu. Malah sepertinya kamu tak suka dengan kelakuanku akhir-akhir ini yang menyukai lipstick.

"Warnanya, terlalu tua"

Katamu dengan nada dingin, sambil menunjuk mangkok bayi warna pink cerah, mengkilap dan norak menurutku.

"Warna kayak gini bagus"

Ah.. ya sudahlah.. entah kamu gak tau atau malah menyindir, sepertinya memang akulah yang harus menyerah dengan lipstick. Mungkinkah bagimu, menjadi biasa saja dengan aku yang terlihat polosan ini sudah cantik? Atau kamu menahan untuk tidak bilang aku jelek. Terserah, cukup kamu baik padaku, sabar menghadapiku dan dengan bijak pula menyikapi masalah, aku tetap mencintaimu.. tentu saja tanpa harus bersahabat dengan lipstick, ya.. aku tak cocok dengannya.

***

Intinya ini cerpen, tapi pendek banget wkwkkwkw

No comments:

Post a Comment