Saturday, September 9, 2017

7 Tips Backpacker Hemat Menggunakan Kereta Api

Beberapa orang menganggap liburan hanya buang-buang uang saja. Padahal, liburan yang mengasyikkan adalah kebutuhan dasar manusia di era digital seperti sekarang. Dengan melakukan perjalanan wisata meski setahun sekali, pikiran bisa dijernihkan kembali sehingga segala penat bisa hilang dan semangat kerja kembali muncul.



Nah, untuk menyiasati besarnya bujet saat melakukan perjalanan wisata, mengapa tidak melakukan perjalanan backpacker dengan kereta api saja? Dengan moda transportasi ini, Anda bisa menghemat cukup banyak bujet dan juga mendapatkan liburan yang menyenangkan.
Berikut tips backpacker menggunakan kereta api agar liburan yang serba terbatas bisa berjalan dengan lancar.


1.Pesan Tiket Jauh-Jauh Hari


Aturan pertama yang harus Anda ingat adalah beli tiket kereta api sejak jauh-jauh hari. Dengan begitu, Anda akan bisa memilih kelas yang diinginkan. Misal kelas termurah yang tidak menguras bujet yang telah disiapkan.


Selanjutnya, memesan tiket jauh-jauh hari juga memudahkan Anda memilih destinasi wisata terbaik. Memesan tiket secara dadakan akan membuat Anda asal memilih lokasi. Selain itu, harga yang didapatkan juga cenderung tinggi.

Selain melalui situs resmi PT KAI, Anda juga bisa pesan tiket PT KAI yang resmi di Traveloka. Seperti halnya agen travel online lainnya, pemesanan dari Traveloka bisa dilakukan melalui web atau aplikasi di ponsel Apple dan Android. Saat memesan, Anda bisa memilih lokasi tempat duduk dan membayar melalui transfer bank. Setelah transfer, e-ticket akan langsung masuk ke email yang terdaftar.


2.Pilih Destinasi yang Dekat Stasiun


Karena perjalanan menggunakan kereta api, usahakan memilih tempat wisata yang tidak jauh dari stasiun. Contohnya, bagi yang turun di Stasiun Tugu Yogyakarta, bisa menyambangi cukup banyak destinasi menarik terdekat seperti Jalan Malioboro, Keraton, hingga Benteng Vredeburg yang megah.
Selanjutnya, bagi yang akan menginjakkan kaki di Stasiun Klojen Malang, bisa langsung mengunjungi berbagai tempat wisata di sekitarnya, seperti: Balai Kota, Alun-alun Tugu, Alun-alun Malang, Pasar Bunga, dan Pasar Burung. Tempat-tempat tersebut bahkan bisa ditempuh hanya dengan berjalan kaki selama 10-15 menit saja.

Nah, kalau ingin backpacker-an dengan menggunakan kereta api, cari kota yang dilewati oleh jalur kereta dan banyak destinasi wisata. Lakukan riset selama beberapa saat sebelum memutuskan untuk memesan tiket kereta api.

Baca Juga: Pantai Kuta dan Faktanya


3.Pilih Kereta Api Malam



Pilih kereta api malam yang akan mengantar Anda ke kota atau tempat yang akan dituju. Kalau tidak ada, pilih kereta sore sehingga Anda akan sampai ke lokasi pada pagi buta. Maksud pemilihan kereta malam ini adalah menghindari pengeluaran untuk akomodasi penginapan yang cukup mahal di beberapa kota.

Adapun tidur satu malam di dalam kereta cukup menghemat bujet hingga ratusan ribu rupiah. Bujet yang tersisa itu pun bisa digunakan untuk keperluan lainnya, misal transportasi selama menjelajah.


4.Selalu Bawa Makanan yang Mengenyangkan


Kereta api jarak jauh atau kereta malam biasanya memiliki waktu tempuh sekitar 6-10 jam perjalanan. Dengan waktu yang cukup lama ini, Anda pasti merasa lapar dan mau tidak mau harus beli makanan di dalam gerbong kereta.

Untuk menghemat pengeluaran uang makan, bawalah bekal. Sebaiknya jangan membawa bekal nasi yang lazimnya cepat basi. Lebih baik membawa roti atau makanan lain yang mengenyangkan. Setelah turun dari kereta, barulah Anda bisa mencari tempat makan yang sesuai dengan keinginan.

Baca juga: Resep kue bolu Cavendish

5.Cek Kereta yang Sejalur


Karena konsep perjalanannya adalah backpacker, Anda harus mengerem pengeluaran terutama untuk transportasi kereta api. Sebelum memesan tiket, riset kereta yang sejalur dengan tujuan Anda. Katakanlah ada tiga pilihan tiket untuk menuju ke sana. Dari tiga kereta itu, pilih yang bujetnya rendah dan fasilitasnya memadai.

Selain dilihat dari kereta sejalur, untuk menambah petualangan, Anda bisa menggunakan kereta yang bersambung dari satu kota ke kota lain. Biasanya menggunakan banyak kereta lebih hemat uang meski tidak hemat waktu.

Kalau Anda memiliki banyak waktu, gunakan metode penjelajahan dengan berganti-ganti kereta. Namun, jika sebaliknya, sedangkan bujet yang dimiliki juga cukup banyak, lebih baik langsung lakukan perjalanan dengan satu kereta saja.

6.Pesan Hotel Dekat Stasiun


Kalau Anda tidak bisa menggunakan kereta malam, usahakan memesan hotel yang dekat dengan stasiun. Pilih hotel yang sesuai bujet dan pesanlah jauh-jauh hari bersamaan saat memesan tiket kereta api. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan harga yang lebih murah lagi, selain juga menghindari high season.

Beberapa kota besar seperti Yogyakarta, Bandung, dan Surabaya memiliki banyak hotel bujet yang cukup murah dan cocok untuk backpacker. Jangan memilih kota yang tarif sewa akomodasinya terlalu mahal dan akhirnya membebani anggaran perjalanan.

Baca juga: Tips Berwisata dengan Kendaraan Pribadi

7.Buat Rencana Perjalanan yang Tepat


The last but not least, itinerary atau rencana perjalanan. Selama ini, banyak orang melakukan perjalanan dengan kereta api dengan maksud hemat. Namun, biaya perjalanannya jadi membengkak karena rencana perjalanannya tidak tepat sasaran. Untuk itu, buatlah itinerary terbaik terlebih dahulu.
Anda bisa melakukan riset melalui internet atau mencari informasi di komunitas backpacker. Beberapa hal yang harus diperhatikan adalah biaya transportasi lanjutan setelah dari stasiun, biaya jajan/wisata kuliner, dan oleh-oleh. Banyak pelancong kehabisan bujet karena khilaf dengan hal-hal yang telah disebutkan sebelumnya.

Itulah tips hemat backpacker menggunakan kereta api. Semoga apa yang tersaji di atas bisa Anda gunakan sebagai referensi sebelum melancong, sehingga bisa menghabiskan waktu liburan dengan hemat dan menyenangkan.

No comments:

Post a Comment