Wednesday, July 25, 2018

Keputihan Bisa Dicegah dengan Cara Ini

Wanita sering kali tidak tahu persis apa yang menjadi penyebab keputihan, apakah infeksi jamur, dan mengapa bisa terjadi infeksi jamur? Apa yang terjadi di dalam sehingga jamur bisa leluasa menginfeksi organ reproduksi wanita? Kemudian, apabila berbagai obat jamur sudah diminum dan keputihan masih ada, apa yang sebenarnya dialami oleh tubuh?



Apakah karena ketidakseimbangan hormon? Proses menyembuhkan keputihan bisa begitu panjang, kadang sedikit menegangkan, mengingat salah satu tanda penyakit pada organ reproduksi wanita adalah keputihan berkepanjangan. Namun, faktanya juga, banyak wanita mengalami keputihan dan tidak mengalami masalah apapun pada organ reproduksi mereka. Ini lebih membingungkan lagi. Maka, alangkah baiknya, sebelum mengalami keputihan, kita mencegah keputihan supaya tidak terjadi.

.
Pertama, jaga diet anda. Keputihan setelah menstruasi yang disebabkan jamur biasanya berwarna putih. Bila anda browsing, bentuknya seperti “cottage cheese,” putih, bergumpal-gumpal. Atau saat konsistensinya cair, membekas warna putih di celana dalam. Baunya agak masam. Keputihan jenis ini biasa menyerang jika anda sering makan dan minum yang manis-manis, dan makanan dari tepung-tepungan dan karbohidrat. Jamur suka dengan gula.

Untuk mencegah keputihan ini, biasakan konsumsi sayuran segar. Sayur segar yang tidak dimasak, seperti aneka jenis lalapan, tidak memerlukan tambahan gula maupun garam, bukan? Karena, anda menyantapnya dalam kondisi segar. Juga, enzim-enzim dalam sayur bisa langsung anda peroleh, tidak terkurangi sedikit pun oleh proses memasak. Lalu, perbanyak konsumsi yoghurt yang mengandung kultur bakteri achidophilus. Ini bagus untuk kesehatan flora vagina. Bakteri baik ini bisa memerangi jamur penyebab keputihan.

Kedua, olahraga. Yoga lebih dianjurkan. Mengapa? Yoga bisa membantu anda rileks. Kondisi rileks sangat bagus untuk kestabilan hormon. Bila tidak sempat Yoga, bagi muslimah, perbanyaklah sholat sunnah. Gerakan sholat tertentu yang dilakukan dengan sempurna bagus untuk kesehatan reproduksi dan memperlancar peredaran darah.

Ketiga, banyak minum air putih. Air putih bisa membuang racun dan menjaga tubuh tetap prima.
Bagi wanita yang mengalami keputihan setelah menstruasi atau sebelumnya, itu adalah keputihan yang wajar. Keputihan ini biasanya agak pekat, putih, menempel seperti lem. Namun, tidak banyak. Atau, bisa juga keputihan agak cair, berwarna putih atau bening. Beberapa hari setelah menstruasi, biasanya keputihan ini tidak lagi muncul.

No comments:

Post a Comment